Kuliah Lapangan II PSTP ke PT Energi Borneo Lestari dan PT Adaro Indonesia

Kunjungan lapangan II ke PT Energi Borneo Lestari (PT EBL) dan PT Adaro Indonesia telah dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Lambung Mangkurat. Kegiatan berlangsung pada akhir pekan, mulai dari hari Sabtu hingga Minggu, tanggal 10-11 Juni 2023. Empat orang dosen mendampingi kegiatan ini, yaitu Bapak Rudy Hendrawan Noor, S.T., M.T., Ir. Ahmad Ali Syafi’i, S.T., M.T. selaku dosen pengampu mata kuliah Kunjungan Lapangan II, Bapak Dr. Ir. Ihsan Noor, S.E., M.S., dan Bapak Muhammad Zaini Arief, S.T., M.T.

Kunjungan diikuti oleh 54 mahasiswa aktif dari PSTP angkatan 2021. Kegiatan ini terbagi menjadi dua hari, di mana pada hari pertama dilakukan kunjungan ke PT EBL di Tapin dan Rantau, sedangkan pada hari kedua dilaksanakan kunjungan ke PT Adaro Indonesia di Tanjung.

Pada hari pertama kegiatan, para mahasiswa mengunjungi view point dari situs PT EBL. Sesi pengenalan keselamatan (safety induction) dilakukan ketika rombongan mahasiswa tiba di view point, yang dipandu oleh Bapak Yusriani dari bagian HRGA PT EBL. Dari titik ini, mahasiswa dapat mengamati aktivitas penambangan yang sedang berlangsung, mengobservasi alat gali muat, mempelajari sistem penirisan tambang, menganalisis geoteknik kelerengan, memahami arah kemajuan tambang, memperhatikan lalu lintas tambang, dan mengamati fenomena-fenomena lainnya.


Kunjungan ke PT EBL berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Selama kunjungan ini, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengamati aktivitas di titik pantau serta mencatat dan mendokumentasikannya. Setelah diberikan waktu untuk observasi, mahasiswa kemudian mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan para karyawan PT EBL.

Pada hari kedua kunjungan lapangan, mahasiswa melanjutkan perjalanan ke PT Adaro Indonesia di Tanjung. Di sana, diharapkan mereka memiliki kesempatan untuk mendalami operasional perusahaan secara lebih mendalam dan memperoleh wawasan yang lebih komprehensif tentang berbagai aspek yang terkait dengan kegiatan tambang yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Agenda dimulai dengan mahasiswa mengunjungi unit barging di PT Adaro Indonesia. Unit barging ini merupakan bagian integral dari rantai distribusi tambang, di mana batubara yang telah diekstraksi akan diangkut melalui jalur sungai menggunakan tongkang atau kapal ke pelabuhan untuk proses selanjutnya. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana proses pengangkutan batubara ini berlangsung, serta memahami peran penting unit barging dalam rantai produksi dan distribusi perusahaan tambang tersebut.

Mahasiswa menikmati momen di lantai 2 gedung view point Pit Tutupan

Setelah setengah hari berlalu, para mahasiswa diberi kesempatan untuk mengunjungi titik pandang utama (view point) di PT Adaro Indonesia. Di sini, mereka dapat melihat berbagai pemandangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang operasional perusahaan tambang ini. Dari view point Adaro, mahasiswa dapat mengamati proses peledakan yang merupakan bagian penting dari kegiatan penambangan. Mereka bisa melihat secara visual bagaimana tahapan peledakan dilakukan dengan aman dan terkendali, serta memahami teknik-teknik yang digunakan dalam proses ini. Selain itu, view point juga memberikan pandangan luas tentang lingkungan pertambangan, alat berat yang digunakan, serta aspek keselamatan dan teknis lainnya yang terlibat dalam operasi sehari-hari di PT Adaro Indonesia.

Foto Bersama dengan Karyawan PT Adaro Indonesia di Nursery

Di sesi terakhir kunjungan, mahasiswa mengunjungi nursery di PT Adaro Indonesia. Di nursery ini, berbagai aspek terkait rehabilitasi lingkungan dan upaya pelestarian alam dijelaskan kepada mereka. Diskusi mencakup berbagai hal, termasuk strategi perusahaan dalam melakukan revegetasi area bekas tambang, pengelolaan tanaman endemik, serta upaya yang dilakukan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan setelah tahapan penambangan selesai. Mahasiswa juga dapat memahami upaya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta peran penting rehabilitasi dalam menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar lokasi tambang.

Kuliah Lapangan II PSTP ke PT Energi Borneo Lestari dan PT Adaro Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top